Chuwi DX1, Phablet Android Dukung Kamera Putar

Viateknologi.com – Trend kamera putar yang dimulai oleh produsen Oppo nampaknya makin banyak menarik produsen lain. Setelah sebelumnya Mito, yang memperekenalkan jajaran Fantasy Selfie, kali ini produsen asal China, yaitu Chuwi juga memperkenalkan Chuwi DX1 yang dilengkapi dengan kamera putar.

Chuwi DX1

Chuwi DX1

Chuwi DX1 memiliki kamera putar yang dapat dirotasi hingga 206 derajat untuk menyesuaikan keinginan Anda. Resolusi yang digunakannya juga mencapai 13 MP yang membuat gambar hasil tangkapan menjadi semakin berkualitas.

 

Layar 6.89 inci pada Chuwi DX1 dapat dikatakan terlalu tangguh untuk sebuah tablet, namun terlalu besar untuk ukuran pablet. Untuk perbandingan rasio, phablet lain, Chuwi DX1 juga menggunakan perbandingan 9 : 16. Layaknya sebuah smartphone. Agar tampilannya terlihat rapat, pihak Chuwi membenamkan resolusi 720 x 1280 pixel yang terasa cukup nyaman di mata.

 

Dengan layar yang berukuran sangat luas, mau tidak mau membuat dimensi Chuwi DX1 menjadi sedikit bongsor. Namun meski begitu, Chuwi DX1 memiliki ketebalan yang dapat dikatakan cukup tipis hingga masih terasa nyaman digunakan.

Chuwi DX1

Chuwi DX1

Selain memiliki sektor kamera yang di atas rata-rata, Chuwi DX1 juga tidak melupakan sektor performa. Pada bagian dalamnya, Chuwi DX1 telah dilengkapi dengan CPU Octa Core yang dikombinasikan dengan RAM sesbesar 1 GB. Selain itu, Chuwi DX1 juga sudah berjalan dengan OS Android 4.4 KitKat.

 

Untuk penyimpanan data, Chuwi DX1 memiliki memori internal yang tergolong cukup lapang, yaitu 16 GB. Selain itu jika di rasa masih kurang luas, Anda dapat menggunakan microSD pada slot Sdcard.

 

Sebagai sebuah phablet masa kini, tentunya Chuwi DX1di dukung dengan jarngan selluler 3G HSDPA. Sementara itu untuk konektivitas juga tersdia Bluetooth, microSB, Wi-Fi, dan GPS. Untuk menunjang segala aktivitasnya, Chuwi DX1 mengandalkan baterai 3000 mAh yang membuatnya sanggup bertahan cukup lama.

 

Kabarnya Chuwi DX1 akan meluncur di China seharga USD 133 atau sekitar Rp 1.6 jutaan. Sayangnya hingga kini masih belum ada informasi apakah phablet ini akan mendarat di negara lain atau tidak.